{"id":196,"date":"2024-01-17T12:55:31","date_gmt":"2024-01-17T12:55:31","guid":{"rendered":"https:\/\/coding.id\/blog\/?p=196"},"modified":"2024-01-18T05:50:53","modified_gmt":"2024-01-18T05:50:53","slug":"ui-ux-designer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/","title":{"rendered":"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa beberapa bisnis online berhasil menarik perhatian pelanggan dan menciptakan pengalaman pengguna yang luar biasa, jawabannya terletak pada peran penting seorang UI\/UX Designer. Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, menciptakan desain antarmuka yang menarik dan pengalaman pengguna yang baik dapat menjadi kunci sukses. Mari kita lihat lebih dalam mengenai mengapa UI\/UX Designer memiliki peran yang sangat penting bagi setiap bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu UI\/UX<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum menjelajah lebih jauh tentang urgensi UI\/UX, sebaiknya kita memiliki pemahaman yang memadai tentang apa itu UI\/UX.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" src=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/2-1024x538.png\" alt=\"apa itu ui\/ux designer\" class=\"wp-image-198\" srcset=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/2-1024x538.png 1024w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/2-300x158.png 300w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/2-768x403.png 768w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/2-1080x567.png 1080w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/2.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. <\/strong><strong><em>User Interface<\/em><\/strong><strong> (UI)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>User Interface<\/em> atau Desain Antarmuka Pengguna adalah tentang bagaimana suatu produk atau layanan terlihat. Ini mencakup elemen-elemen visual seperti warna, tata letak, dan elemen grafis lainnya yang membuat produk terlihat menarik dan mudah dimengerti oleh pengguna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>2. <\/strong><strong><em>User Experience <\/em><\/strong><strong>(UX)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman Pengguna (UX) lebih fokus pada interaksi pengguna dengan produk atau layanan. Ini mencakup segala sesuatu mulai dari navigasi hingga kemudahan penggunaan dan keseluruhan &#8220;rasa&#8221; yang diberikan kepada pengguna saat menggunakan suatu produk.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Komponen dalam UI\/UX<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UI\/UX terdiri dari beberapa komponen seperti berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Kohesivitas Desain<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">UI\/UX Designer bertanggung jawab untuk menciptakan desain yang kohesif, memastikan setiap elemen terintegrasi dengan baik dan menciptakan kesan menyeluruh yang positif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Usability<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aspek kegunaan (usability) sangat penting dalam pengalaman pengguna. Sebuah produk atau situs web harus mudah digunakan dan dapat diakses oleh berbagai kelompok pengguna.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Information Architecture<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merupakan fondasi dari setiap desain UI\/UX yang sukses. Arsitektur informasi mencakup organisasi dan struktur informasi dalam produk, memastikan pengguna dapat dengan mudah menavigasi dan menemukan informasi yang mereka butuhkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Interaction Design<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Merupakan desain yang berkaitan dengan cara pengguna berinteraksi dengan produk. UI\/UX Designer harus memastikan bahwa interaksi tersebut intuitif dan memberikan pengalaman yang memuaskan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Wireframing<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" src=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1024x538.png\" alt=\"wireframing\" class=\"wp-image-197\" srcset=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1024x538.png 1024w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-300x158.png 300w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-768x403.png 768w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1080x567.png 1080w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses membuat kerangka dasar atau rancangan kasar dari antarmuka pengguna. Ini membantu dalam merencanakan letak dan tata letak elemen sebelum desain visual.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Visual Design<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berkaitan dengan estetika desain, termasuk pemilihan warna, tipografi, dan elemen grafis lainnya yang memberikan produk atau situs web tampilan yang menarik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pentingnya Pengembangan Keterampilan UI\/UX Designer dalam Perusahaan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kini, penting bagi sebuah bisnis untuk memberi perhatian kepada UI\/UX nya. Berikut beberapa alasan mengapa UI\/UX penting bagi suatu bisnis maupun perusahaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Peningkatan Kualitas Produk atau Layanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan memiliki tim yang memahami prinsip-prinsip UI\/UX, perusahaan dapat menghasilkan produk atau layanan yang lebih baik dari segi desain dan interaksi. Ini tidak hanya meningkatkan daya tarik visual tetapi juga membuat penggunaan produk menjadi lebih intuitif dan memuaskan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Meminimalkan Frustrasi Pengguna<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karyawan yang terlatih dalam UI\/UX dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah atau hambatan dalam pengalaman pengguna. Dengan demikian, perusahaan dapat menghindari membuat keputusan desain yang dapat menimbulkan frustrasi pengguna dan mempengaruhi reputasi produk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Meningkatkan Retensi Pelanggan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"538\" src=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/3-1024x538.png\" alt=\"customer retention\" class=\"wp-image-199\" srcset=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/3-1024x538.png 1024w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/3-300x158.png 300w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/3-768x403.png 768w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/3-1080x567.png 1080w, https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/3.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengalaman pengguna yang positif dapat menjadi faktor kunci dalam mempertahankan pelanggan. Dengan fokus pada desain yang baik, perusahaan dapat menciptakan loyalitas pelanggan dan mengurangi tingkat churn.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Efisiensi Pengembangan Produk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tim yang terlatih dalam UI\/UX dapat bekerja lebih efisien dalam pengembangan produk. Mereka memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna, meminimalkan perubahan desain mendadak, dan mengoptimalkan proses pengembangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk membantu perusahaan mengembangkan keterampilan UI\/UX karyawannya, Coding.ID menawarkan <a href=\"https:\/\/coding.id\/blog\/#:~:text=TRAINING%20UI\/UX%20DESIGN%20PPKD%20JAKARTA%20BARAT%20X%20CODING.ID\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">program pelatihan khusus untuk tingkat korporasi (<em>corporate training<\/em>)<\/a>. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan dapat disesuaikan dengan tingkat keahlian yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program pelatihan di Coding.ID disusun dengan baik untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep UI\/UX. Selain itu, peserta akan mendapatkan panduan langsung dari mentor ahli yang memiliki pengalaman luas dalam industri UI\/UX. Bimbingan ini tidak hanya teoretis tetapi juga praktis, sehingga membantu peserta memahami konteks dunia nyata dari desain antarmuka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunggu apalagi? <a href=\"https:\/\/coding.id\/corporate-training?utm_source=blog&amp;utm_medium=cta_uiuxdesigner\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Konsultasikan <em>corporate training<\/em>-mu<\/a> bersama Coding.ID sekarang juga!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa beberapa bisnis online berhasil menarik perhatian pelanggan dan menciptakan pengalaman pengguna yang luar biasa, jawabannya terletak pada peran penting seorang UI\/UX Designer. Dalam era di mana persaingan bisnis semakin ketat, menciptakan desain antarmuka yang menarik dan pengalaman pengguna yang baik dapat menjadi kunci sukses. Mari kita lihat lebih dalam mengenai mengapa UI\/UX Designer memiliki peran yang sangat penting bagi setiap bisnis. Apa Itu UI\/UX Sebelum menjelajah lebih jauh tentang urgensi UI\/UX, sebaiknya kita memiliki pemahaman yang memadai tentang apa itu UI\/UX. 1. User Interface (UI) User Interface atau Desain Antarmuka Pengguna adalah tentang bagaimana suatu produk atau layanan terlihat. Ini mencakup elemen-elemen visual seperti warna, tata letak, dan elemen grafis lainnya yang membuat produk terlihat menarik dan mudah dimengerti oleh pengguna. 2. User Experience (UX) Pengalaman Pengguna (UX) lebih fokus pada interaksi pengguna dengan produk atau layanan. Ini mencakup segala sesuatu mulai dari navigasi hingga kemudahan penggunaan dan keseluruhan &#8220;rasa&#8221; yang diberikan kepada pengguna saat menggunakan suatu produk. Komponen dalam UI\/UX UI\/UX terdiri dari beberapa komponen seperti berikut: 1. Kohesivitas Desain UI\/UX Designer bertanggung jawab untuk menciptakan desain yang kohesif, memastikan setiap elemen terintegrasi dengan baik dan menciptakan kesan menyeluruh yang positif. 2. Usability Aspek kegunaan (usability) sangat penting dalam pengalaman pengguna. Sebuah produk atau situs web harus mudah digunakan dan dapat diakses oleh berbagai kelompok pengguna. 3. Information Architecture Merupakan fondasi dari setiap desain UI\/UX yang sukses. Arsitektur informasi mencakup organisasi dan struktur informasi dalam produk, memastikan pengguna dapat dengan mudah menavigasi dan menemukan informasi yang mereka butuhkan. 4. Interaction Design Merupakan desain yang berkaitan dengan cara pengguna berinteraksi dengan produk. UI\/UX Designer harus memastikan bahwa interaksi tersebut intuitif dan memberikan pengalaman yang memuaskan. 5. Wireframing Proses membuat kerangka dasar atau rancangan kasar dari antarmuka pengguna. Ini membantu dalam merencanakan letak dan tata letak elemen sebelum desain visual. 6. Visual Design Berkaitan dengan estetika desain, termasuk pemilihan warna, tipografi, dan elemen grafis lainnya yang memberikan produk atau situs web tampilan yang menarik. Pentingnya Pengembangan Keterampilan UI\/UX Designer dalam Perusahaan Kini, penting bagi sebuah bisnis untuk memberi perhatian kepada UI\/UX nya. Berikut beberapa alasan mengapa UI\/UX penting bagi suatu bisnis maupun perusahaan. 1. Peningkatan Kualitas Produk atau Layanan Dengan memiliki tim yang memahami prinsip-prinsip UI\/UX, perusahaan dapat menghasilkan produk atau layanan yang lebih baik dari segi desain dan interaksi. Ini tidak hanya meningkatkan daya tarik visual tetapi juga membuat penggunaan produk menjadi lebih intuitif dan memuaskan. 2. Meminimalkan Frustrasi Pengguna Karyawan yang terlatih dalam UI\/UX dapat membantu mengidentifikasi potensi masalah atau hambatan dalam pengalaman pengguna. Dengan demikian, perusahaan dapat menghindari membuat keputusan desain yang dapat menimbulkan frustrasi pengguna dan mempengaruhi reputasi produk. 3. Meningkatkan Retensi Pelanggan Pengalaman pengguna yang positif dapat menjadi faktor kunci dalam mempertahankan pelanggan. Dengan fokus pada desain yang baik, perusahaan dapat menciptakan loyalitas pelanggan dan mengurangi tingkat churn. 4. Efisiensi Pengembangan Produk Tim yang terlatih dalam UI\/UX dapat bekerja lebih efisien dalam pengembangan produk. Mereka memiliki pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengguna, meminimalkan perubahan desain mendadak, dan mengoptimalkan proses pengembangan. Untuk membantu perusahaan mengembangkan keterampilan UI\/UX karyawannya, Coding.ID menawarkan program pelatihan khusus untuk tingkat korporasi (corporate training). Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan dapat disesuaikan dengan tingkat keahlian yang berbeda. Program pelatihan di Coding.ID disusun dengan baik untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep UI\/UX. Selain itu, peserta akan mendapatkan panduan langsung dari mentor ahli yang memiliki pengalaman luas dalam industri UI\/UX. Bimbingan ini tidak hanya teoretis tetapi juga praktis, sehingga membantu peserta memahami konteks dunia nyata dari desain antarmuka. Tunggu apalagi? Konsultasikan corporate training-mu bersama Coding.ID sekarang juga!<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":200,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-196","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorised","et-has-post-format-content","et_post_format-et-post-format-standard"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Maksimalkan bisnis dengan UI\/UX Designer. Pelajari bagaimana user interface dan user experience dapat meningkatkan daya tarik pelanggan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Maksimalkan bisnis dengan UI\/UX Designer. Pelajari bagaimana user interface dan user experience dapat meningkatkan daya tarik pelanggan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Coding.ID Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-17T12:55:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-18T05:50:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"630\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin Blog Coding.ID\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin Blog Coding.ID\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin Blog Coding.ID\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/9e2c83e911f3acd0bd638c5b3cc06a24\"},\"headline\":\"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis\",\"datePublished\":\"2024-01-17T12:55:31+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-18T05:50:53+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/\"},\"wordCount\":607,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/\",\"name\":\"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png\",\"datePublished\":\"2024-01-17T12:55:31+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-18T05:50:53+00:00\",\"description\":\"Maksimalkan bisnis dengan UI\/UX Designer. Pelajari bagaimana user interface dan user experience dapat meningkatkan daya tarik pelanggan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png\",\"width\":1200,\"height\":630},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/\",\"name\":\"Coding.ID - IT Bootcamp Berkualitas dengan 100% Jaminan Kerja\",\"description\":\"Transforming Employees into High-Performing Assets\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Coding.ID\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png\",\"width\":2480,\"height\":844,\"caption\":\"Coding.ID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/coding_id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/9e2c83e911f3acd0bd638c5b3cc06a24\",\"name\":\"Admin Blog Coding.ID\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f599281445fd8884894a9befe8d0a415d29cdf82e479f4ce01cc7bbbaa46ad14?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f599281445fd8884894a9befe8d0a415d29cdf82e479f4ce01cc7bbbaa46ad14?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin Blog Coding.ID\"},\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/author\/adminblog\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis","description":"Maksimalkan bisnis dengan UI\/UX Designer. Pelajari bagaimana user interface dan user experience dapat meningkatkan daya tarik pelanggan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis","og_description":"Maksimalkan bisnis dengan UI\/UX Designer. Pelajari bagaimana user interface dan user experience dapat meningkatkan daya tarik pelanggan.","og_url":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/","og_site_name":"Coding.ID Blog","article_published_time":"2024-01-17T12:55:31+00:00","article_modified_time":"2024-01-18T05:50:53+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":630,"url":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png","type":"image\/png"}],"author":"Admin Blog Coding.ID","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Admin Blog Coding.ID","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/"},"author":{"name":"Admin Blog Coding.ID","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/9e2c83e911f3acd0bd638c5b3cc06a24"},"headline":"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis","datePublished":"2024-01-17T12:55:31+00:00","dateModified":"2024-01-18T05:50:53+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/"},"wordCount":607,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png","inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/","name":"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis","isPartOf":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png","datePublished":"2024-01-17T12:55:31+00:00","dateModified":"2024-01-18T05:50:53+00:00","description":"Maksimalkan bisnis dengan UI\/UX Designer. Pelajari bagaimana user interface dan user experience dapat meningkatkan daya tarik pelanggan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#primaryimage","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png","contentUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/1-1.png","width":1200,"height":630},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/ui-ux-designer\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/coding.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengapa UI\/UX Designer Penting bagi Sebuah Bisnis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/","name":"Coding.ID - IT Bootcamp Berkualitas dengan 100% Jaminan Kerja","description":"Transforming Employees into High-Performing Assets","publisher":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/coding.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization","name":"Coding.ID","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png","contentUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png","width":2480,"height":844,"caption":"Coding.ID"},"image":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/coding_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/9e2c83e911f3acd0bd638c5b3cc06a24","name":"Admin Blog Coding.ID","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f599281445fd8884894a9befe8d0a415d29cdf82e479f4ce01cc7bbbaa46ad14?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f599281445fd8884894a9befe8d0a415d29cdf82e479f4ce01cc7bbbaa46ad14?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin Blog Coding.ID"},"url":"https:\/\/coding.id\/blog\/author\/adminblog\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=196"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":202,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/196\/revisions\/202"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/200"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}