{"id":454,"date":"2024-12-23T03:25:57","date_gmt":"2024-12-23T03:25:57","guid":{"rendered":"https:\/\/coding.id\/blog\/?p=454"},"modified":"2024-12-23T03:29:31","modified_gmt":"2024-12-23T03:29:31","slug":"data-pipeline-adalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/","title":{"rendered":"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan"},"content":{"rendered":"\n\n\n[et_pb_section fb_built=&#8221;1&#8243; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_row _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; inline_fonts=&#8221;Poppins&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<h3>Pengertian data pipeline<\/h3>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<p data-sourcepos=\"7:1-7:338\"><strong>Data pipeline<\/strong> adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya. Proses ini melibatkan ekstraksi data dari sumber yang beragam, transformasi data menjadi format yang diinginkan, dan kemudian memuatnya ke dalam tujuan akhir seperti data warehouse, data lake, atau aplikasi analitik.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"9:1-9:209\"><strong>Analogi Sederhana:<\/strong> Bayangkan sebuah pabrik pengolahan makanan. Bahan mentah (data mentah) masuk melalui conveyor belt (ekstraksi), diolah (transformasi), dan kemudian dikemas dalam produk akhir (pemuatan).<\/p>\n<p data-sourcepos=\"5:1-5:371\">Sebelum data disimpan secara rapi di gudang data, data tersebut perlu diolah terlebih dahulu. Proses pengolahan ini seperti filtering data dan mengatur data agar sesuai dengan format yang sudah ditentukan. Misalnya, data yang berbeda-beda formatnya perlu disamakan agar bisa digabungkan. Proses ini penting agar data bisa digunakan untuk analisis lebih lanjut dengan benar.<\/p>\n<p data-sourcepos=\"7:1-7:474\">Data pipeline ini seperti jalur pipa yang mengalirkan data dari berbagai sumber seperti database, file, atau aplikasi. Data yang mengalir ini kemudian diolah dan disiapkan untuk digunakan dalam berbagai keperluan, misalnya untuk membuat laporan atau membangun model prediksi. Proses persiapan data ini biasanya dilakukan oleh <em>data scientist<\/em> atau <em>data engineer<\/em>. Mereka akan memfilter, menggabungkan, dan meringkas data agar sesuai dengan tujuan analisis yang ingin dicapai.<\/p>[\/et_pb_text][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/jenis-jenis-data-pipeline-adalah.webp&#8221; alt=&#8221;jenis-jenis data pipeline adalah&#8221; title_text=&#8221;jenis-jenis data pipeline adalah&#8221; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; custom_padding=&#8221;0px|||||&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; locked=&#8221;off&#8221; inline_fonts=&#8221;Poppins&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<h3>jenis Data Pipeline<\/h3>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<p data-sourcepos=\"26:1-26:84\">Menurut <a href=\"www.ibm.com\">IBM<\/a>, terdapat beberapa jenis utama data pipeline, masing-masing sesuai untuk tugas-tugas tertentu pada platform tertentu:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"28:1-31:0\">\n<li data-sourcepos=\"28:1-28:157\"><strong>Batch Processing<br \/><\/strong>Batch Processing, yang populer dengan algoritma MapReduce, adalah teknik yang efisien untuk mengolah data dalam skala besar. Dengan menjadwalkan pemrosesan data secara berkala, kita bisa menghindari beban kerja yang berlebihan pada sistem. Proses ini sangat penting dalam ETL (Extract, Transform, Load), di mana data mentah diekstrak dari berbagai sumber, ditransformasikan menjadi format yang sesuai, dan kemudian dimuat ke dalam gudang data. Konsep ini mirip dengan sebuah assembly line di pabrik, di mana setiap tahap memiliki tugas spesifik untuk menghasilkan produk akhir yang berkualitas. Cocok untuk laporan periodik atau analisis historis.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"29:1-29:196\"><strong>Stream Processing:<\/strong> <br \/>Streaming Process\u00a0 adalah proses mengolah data secara terus-menerus. Data yang masuk diproses segera, tanpa perlu menunggu sampai terkumpul banyak. Hal ini berbeda dengan pemrosesan batch yang mengumpulkan data dalam jumlah besar sebelum diproses. Dalamproses ini, data diproses secara real-time atau mendekati real-time. Cocok untuk aplikasi yang membutuhkan respons cepat, seperti analisis sentimen media sosial atau deteksi penipuan.<\/li>\n<\/ul>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<p><strong>Baca juga: <span style=\"color: #3366ff;\"><a href=\"https:\/\/coding.id\/blog\/cloud-computing-adalah\/\" style=\"color: #3366ff;\">Mengenal Cloud Computing: Pengertian, Tipe dan Fungsinya<\/a><\/span><\/strong><\/p>[\/et_pb_text][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/arsitektur-data-pipeline-adalah.webp&#8221; alt=&#8221;arsitektur data pipeline adalah&#8221; title_text=&#8221;arsitektur data pipeline adalah&#8221; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;][\/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; locked=&#8221;off&#8221; inline_fonts=&#8221;Poppins&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<h3>Arsitektur Data Pipeline<\/h3>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<p data-sourcepos=\"13:1-13:74\">Arsitektur data pipeline secara umum terdiri dari beberapa komponen utama:<\/p>\n<ul data-sourcepos=\"15:1-20:0\">\n<li data-sourcepos=\"15:1-15:100\"><strong>Sumber Data:<\/strong> Tempat data awalnya berasal. Bisa berupa database, file, API, atau perangkat IoT.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"16:1-16:53\"><strong>Ekstraksi:<\/strong> Proses pengambilan data dari sumber.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"17:1-17:134\"><strong>Transformasi:<\/strong> Proses mengubah data ke dalam format yang diinginkan, seperti membersihkan, menggabungkan, atau mengagregasi data.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"18:1-18:87\"><strong>Pemuatan:<\/strong> Proses memasukkan data yang sudah ditransformasi ke dalam tujuan akhir.<\/li>\n<li data-sourcepos=\"19:1-20:0\"><strong>Monitoring:<\/strong> Proses memantau kinerja pipeline untuk memastikan data mengalir dengan lancar dan akurat.<\/li>\n<\/ul>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<p><strong>Baca juga:\u00a0<span style=\"color: #3366ff;\"><a href=\"https:\/\/coding.id\/blog\/tips-memilih-bootcamp-it-terbaik\/\" style=\"color: #3366ff;\">Tips Memilih Bootcamp IT Terbaik<\/a><\/span><\/strong><\/p>[\/et_pb_text][et_pb_image src=&#8221;https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/perbedaan-data-pipeline-dengan-etl.webp&#8221; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; sticky_enabled=&#8221;0&#8243; title_text=&#8221;perbedaan data pipeline dengan etl&#8221;][\/et_pb_image][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; hover_enabled=&#8221;0&#8243; locked=&#8221;off&#8221; inline_fonts=&#8221;Poppins&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221; sticky_enabled=&#8221;0&#8243;]<h3>Perbedaan Data Pipeline dengan ETL<\/h3>[\/et_pb_text][et_pb_text _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<p data-sourcepos=\"21:1-21:76\">ETL (Extract, Transform, Load) adalah salah satu jenis data pipeline yang paling umum. Namun, ada beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan:<\/p>\n<div class=\"horizontal-scroll-wrapper\">\n<div class=\"table-block-component\"><response-element class=\"\" ng-version=\"0.0.0-PLACEHOLDER\"><table-block _nghost-ng-c2591642698=\"\" class=\"ng-star-inserted\">\n<div _ngcontent-ng-c2591642698=\"\" class=\"table-block\">\n<div _ngcontent-ng-c2591642698=\"\" not-end-of-paragraph=\"\" class=\"table-content not-end-of-paragraph\">\n<table data-sourcepos=\"36:1-40:115\">\n<tbody>\n<tr data-sourcepos=\"36:1-36:31\">\n<th data-sourcepos=\"36:1-36:7\">Fitur<\/th>\n<th data-sourcepos=\"36:9-36:13\">ETL<\/th>\n<th data-sourcepos=\"36:15-36:29\">Data Pipeline<\/th>\n<\/tr>\n<tr data-sourcepos=\"38:1-38:131\">\n<td data-sourcepos=\"38:1-38:9\">Lingkup<\/td>\n<td data-sourcepos=\"38:11-38:66\">Lebih fokus pada data terstruktur dan batch processing<\/td>\n<td data-sourcepos=\"38:68-38:129\">Lebih luas, mencakup berbagai jenis data dan mode pemrosesan<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-sourcepos=\"39:1-39:143\">\n<td data-sourcepos=\"39:1-39:15\">Fleksibilitas<\/td>\n<td data-sourcepos=\"39:17-39:71\">Kurang fleksibel, seringkali menggunakan tools khusus<\/td>\n<td data-sourcepos=\"39:73-39:141\">Lebih fleksibel, dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan bisnis<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-sourcepos=\"40:1-40:115\">\n<td data-sourcepos=\"40:1-40:14\">Skalabilitas<\/td>\n<td data-sourcepos=\"40:16-40:53\">Terbatas pada volume data yang besar<\/td>\n<td data-sourcepos=\"40:55-40:113\">Dapat menangani volume data yang sangat besar dan beragam<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/table-block><\/response-element><\/div>\n<\/div>[\/et_pb_text][\/et_pb_column][\/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_column type=&#8221;4_4&#8243; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][et_pb_cta title=&#8221;Solusi praktis untuk training karyawan&#8221; button_text=&#8221;Konsultasi Gratis Di Sini&#8221; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;]<p>Kini Perusahaan tidak perlu bingung dan repot-repot untuk memikirkan dan merumuskan training untuk perkembangan skill IT para karyawan. Taldio dan Coding.id menyediakan jasa <strong><span style=\"color: rgba(131, 0, 233, 0.5);\"><a href=\"https:\/\/taldio.com\/hiring-partner\/corporate-training?utm_source=blog_hips&amp;utm_medium=corporate_training\" style=\"color: rgba(131, 0, 233, 0.5);\">Corporate Training<\/a><\/span><\/strong> dengan berbagai pilihan training\u00a0 seperti: <span>Quality Assurance Engineer, Software Engineer, Data Engineer, Mobile Engineer, Product Management, Product Design (UI\/UX), Digital Marketing, Softskill (Hypno Selling), Transferrable Skills, One Day Seminar, serta Customized Learning Program yang bisa kamu kustomisasi sesuai dengan kebutuhan.<\/span><\/p>[\/et_pb_cta][et_pb_button button_url=&#8221;https:\/\/wa.link\/b2arhu&#8221; button_text=&#8221;Konsultasi Gratis Di Sini&#8221; button_alignment=&#8221;center&#8221; _builder_version=&#8221;4.21.0&#8243; _module_preset=&#8221;default&#8221; custom_button=&#8221;on&#8221; button_text_size=&#8221;23px&#8221; button_text_color=&#8221;#FFFFFF&#8221; button_bg_color=&#8221;#5bc236&#8243; button_border_width=&#8221;0px&#8221; button_border_color=&#8221;RGBA(255,255,255,0)&#8221; button_border_radius=&#8221;15px&#8221; button_font=&#8221;Manrope||||||||&#8221; background_layout=&#8221;dark&#8221; custom_padding=&#8221;||0px|||&#8221; background_layout_last_edited=&#8221;off|tablet&#8221; locked=&#8221;off&#8221; global_colors_info=&#8221;{}&#8221; theme_builder_area=&#8221;post_content&#8221;][\/et_pb_button][\/et_pb_column][\/et_pb_row][\/et_pb_section]\n\n\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian data pipelineData pipeline adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya. Proses ini melibatkan ekstraksi data dari sumber yang beragam, transformasi data menjadi format yang diinginkan, dan kemudian memuatnya ke dalam tujuan akhir seperti data warehouse, data lake, atau aplikasi analitik. Analogi Sederhana: Bayangkan sebuah pabrik pengolahan makanan. Bahan mentah (data mentah) masuk melalui conveyor belt (ekstraksi), diolah (transformasi), dan kemudian dikemas dalam produk akhir (pemuatan). Sebelum data disimpan secara rapi di gudang data, data tersebut perlu diolah terlebih dahulu. Proses pengolahan ini seperti filtering data dan mengatur data agar sesuai dengan format yang sudah ditentukan. Misalnya, data yang berbeda-beda formatnya perlu disamakan agar bisa digabungkan. Proses ini penting agar data bisa digunakan untuk analisis lebih lanjut dengan benar. Data pipeline ini seperti jalur pipa yang mengalirkan data dari berbagai sumber seperti database, file, atau aplikasi. Data yang mengalir ini kemudian diolah dan disiapkan untuk digunakan dalam berbagai keperluan, misalnya untuk membuat laporan atau membangun model prediksi. Proses persiapan data ini biasanya dilakukan oleh data scientist atau data engineer. Mereka akan memfilter, menggabungkan, dan meringkas data agar sesuai dengan tujuan analisis yang ingin dicapai.jenis Data PipelineMenurut IBM, terdapat beberapa jenis utama data pipeline, masing-masing sesuai untuk tugas-tugas tertentu pada platform tertentu: Batch ProcessingBatch Processing, yang populer dengan algoritma MapReduce, adalah teknik yang efisien untuk mengolah data dalam skala besar. Dengan menjadwalkan pemrosesan data secara berkala, kita bisa menghindari beban kerja yang berlebihan pada sistem. Proses ini sangat penting dalam ETL (Extract, Transform, Load), di mana data mentah diekstrak dari berbagai sumber, ditransformasikan menjadi format yang sesuai, dan kemudian dimuat ke dalam gudang data. Konsep ini mirip dengan sebuah assembly line di pabrik, di mana setiap tahap memiliki tugas spesifik untuk menghasilkan produk akhir yang berkualitas. Cocok untuk laporan periodik atau analisis historis. Stream Processing: Streaming Process\u00a0 adalah proses mengolah data secara terus-menerus. Data yang masuk diproses segera, tanpa perlu menunggu sampai terkumpul banyak. Hal ini berbeda dengan pemrosesan batch yang mengumpulkan data dalam jumlah besar sebelum diproses. Dalamproses ini, data diproses secara real-time atau mendekati real-time. Cocok untuk aplikasi yang membutuhkan respons cepat, seperti analisis sentimen media sosial atau deteksi penipuan. Baca juga: Mengenal Cloud Computing: Pengertian, Tipe dan FungsinyaArsitektur Data PipelineArsitektur data pipeline secara umum terdiri dari beberapa komponen utama: Sumber Data: Tempat data awalnya berasal. Bisa berupa database, file, API, atau perangkat IoT. Ekstraksi: Proses pengambilan data dari sumber. Transformasi: Proses mengubah data ke dalam format yang diinginkan, seperti membersihkan, menggabungkan, atau mengagregasi data. Pemuatan: Proses memasukkan data yang sudah ditransformasi ke dalam tujuan akhir. Monitoring: Proses memantau kinerja pipeline untuk memastikan data mengalir dengan lancar dan akurat. Baca juga:\u00a0Tips Memilih Bootcamp IT TerbaikPerbedaan Data Pipeline dengan ETLETL (Extract, Transform, Load) adalah salah satu jenis data pipeline yang paling umum. Namun, ada beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan: Fitur ETL Data Pipeline Lingkup Lebih fokus pada data terstruktur dan batch processing Lebih luas, mencakup berbagai jenis data dan mode pemrosesan Fleksibilitas Kurang fleksibel, seringkali menggunakan tools khusus Lebih fleksibel, dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan bisnis Skalabilitas Terbatas pada volume data yang besar Dapat menangani volume data yang sangat besar dan beragam Kini Perusahaan tidak perlu bingung dan repot-repot untuk memikirkan dan merumuskan training untuk perkembangan skill IT para karyawan. Taldio dan Coding.id menyediakan jasa Corporate Training dengan berbagai pilihan training\u00a0 seperti: Quality Assurance Engineer, Software Engineer, Data Engineer, Mobile Engineer, Product Management, Product Design (UI\/UX), Digital Marketing, Softskill (Hypno Selling), Transferrable Skills, One Day Seminar, serta Customized Learning Program yang bisa kamu kustomisasi sesuai dengan kebutuhan.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":455,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"on","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[23],"tags":[18,20],"class_list":["post-454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tech","tag-corporate-training","tag-soft-skill","et-has-post-format-content","et_post_format-et-post-format-standard"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Data pipeline adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_GB\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Data pipeline adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Coding.ID Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-23T03:25:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-23T03:29:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"522\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Coding.ID\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Coding.ID\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Coding.ID\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/ab91ba1266a865133b5151c6436e5371\"},\"headline\":\"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan\",\"datePublished\":\"2024-12-23T03:25:57+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-23T03:29:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/\"},\"wordCount\":1161,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp\",\"keywords\":[\"corporate training\",\"soft skill\"],\"articleSection\":[\"Tech\"],\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/\",\"name\":\"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp\",\"datePublished\":\"2024-12-23T03:25:57+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-23T03:29:31+00:00\",\"description\":\"Data pipeline adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-GB\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp\",\"width\":1000,\"height\":522,\"caption\":\"data pipeline adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/\",\"name\":\"Coding.ID - IT Bootcamp Berkualitas dengan 100% Jaminan Kerja\",\"description\":\"Transforming Employees into High-Performing Assets\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-GB\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Coding.ID\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png\",\"width\":2480,\"height\":844,\"caption\":\"Coding.ID\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.instagram.com\/coding_id\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/ab91ba1266a865133b5151c6436e5371\",\"name\":\"Coding.ID\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-GB\",\"@id\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bc8fc50c054c43ef252408cb81fc71477be8cd7bd6b385dfb9c4d44a9358b80?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bc8fc50c054c43ef252408cb81fc71477be8cd7bd6b385dfb9c4d44a9358b80?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Coding.ID\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/codingid.online\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/coding.id\/blog\/author\/hellocodingid\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan","description":"Data pipeline adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/","og_locale":"en_GB","og_type":"article","og_title":"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan","og_description":"Data pipeline adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya.","og_url":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/","og_site_name":"Coding.ID Blog","article_published_time":"2024-12-23T03:25:57+00:00","article_modified_time":"2024-12-23T03:29:31+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":522,"url":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Coding.ID","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Coding.ID","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/"},"author":{"name":"Coding.ID","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/ab91ba1266a865133b5151c6436e5371"},"headline":"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan","datePublished":"2024-12-23T03:25:57+00:00","dateModified":"2024-12-23T03:29:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/"},"wordCount":1161,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp","keywords":["corporate training","soft skill"],"articleSection":["Tech"],"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/","name":"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp","datePublished":"2024-12-23T03:25:57+00:00","dateModified":"2024-12-23T03:29:31+00:00","description":"Data pipeline adalah rangkaian proses otomatis yang digunakan untuk memindahkan data dari satu sistem ke sistem lainnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-GB","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#primaryimage","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp","contentUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/data-pipeline-adalah-2.webp","width":1000,"height":522,"caption":"data pipeline adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/data-pipeline-adalah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/coding.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Data Pipeline: Pengertian, Arsitektur, Jenis, dan Perbedaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/","name":"Coding.ID - IT Bootcamp Berkualitas dengan 100% Jaminan Kerja","description":"Transforming Employees into High-Performing Assets","publisher":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/coding.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-GB"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#organization","name":"Coding.ID","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png","contentUrl":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/coding-01.png","width":2480,"height":844,"caption":"Coding.ID"},"image":{"@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.instagram.com\/coding_id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/ab91ba1266a865133b5151c6436e5371","name":"Coding.ID","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-GB","@id":"https:\/\/coding.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bc8fc50c054c43ef252408cb81fc71477be8cd7bd6b385dfb9c4d44a9358b80?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/9bc8fc50c054c43ef252408cb81fc71477be8cd7bd6b385dfb9c4d44a9358b80?s=96&d=mm&r=g","caption":"Coding.ID"},"sameAs":["https:\/\/codingid.online\/blog"],"url":"https:\/\/coding.id\/blog\/author\/hellocodingid\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=454"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":465,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/454\/revisions\/465"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/coding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}